LUWORO – Dalam upaya mengontrol kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis, Puskesmas Krebet Pilangkenceng sukses menyelenggarakan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS). Kegiatan yang menyasar kalangan lanjut usia dan penderita penyakit tidak menular ini dilaksanakan di Balai Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng.

Kelancaran acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara tenaga kesehatan dari Puskesmas Krebet dengan para Kader Prolanis Desa Luworo. Para kader tampak sigap memfasilitasi, mendampingi, dan mengarahkan warga setempat yang antusias hadir sejak pagi hari.

Untuk memastikan kesehatan warga terpantau secara komprehensif, rangkaian kegiatan PROLANIS kali ini diisi dengan tiga agenda utama:

Pemeriksaan Kesehatan: Acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh peserta. Pengecekan ini mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, penimbangan berat badan, hingga sesi konsultasi keluhan secara langsung dengan tim medis Puskesmas Krebet.

Penyuluhan Kesehatan: Usai pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan sebagai langkah preventif dan edukatif. Petugas kesehatan memberikan materi yang berfokus pada pentingnya menjaga pola makan, kepatuhan minum obat, dan penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah komplikasi penyakit kronis seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus.

Gerak Olahraga Bersama: Sebagai penutup rangkaian acara, para peserta diajak untuk melakukan senam sehat bersama. Gerakan senam ini dirancang khusus untuk penderita penyakit kronis dan lansia, bertujuan melancarkan sirkulasi darah, menjaga kelenturan otot, serta meningkatkan kebugaran fisik tanpa memberikan beban berlebih pada persendian.

Melalui pendampingan yang rutin dan edukasi yang berkelanjutan, program PROLANIS ini diharapkan mampu mendorong kemandirian warga Desa Luworo dalam mengelola kesehatannya. Pemantauan yang optimal dari pihak Puskesmas dan dukungan dari Kader Prolanis di tingkat desa menjadi kunci utama agar angka harapan hidup masyarakat terus meningkat dan risiko komplikasi penyakit dapat dicegah sedini mungkin.